Pengenalan Empat Jenis Permukaan Kawat Baja Tahan Karat:
Kawat baja biasanya merujuk pada produk yang terbuat dari batang kawat canai panas sebagai bahan baku dan diproses melalui serangkaian proses seperti perlakuan panas, pengawetan, dan penarikan. Penggunaan industrinya sangat luas, meliputi pegas, sekrup, baut, jaring kawat, peralatan dapur, dan berbagai barang lainnya.
I. Proses produksi kawat baja tahan karat:
Penjelasan Istilah-istilah pada Kawat Baja Tahan Karat:
Empat Jenis Permukaan Kawat Baja Tahan Karat:
Terang Berawan/Suram
Asam Oksalat yang Diawetkan
II. Berbagai Proses Perlakuan Permukaan:
1. Permukaan Cerah:
a. Proses perawatan permukaan: gunakan kawat batangan putih, dan gunakan oli untuk menarik kawat yang mengkilap pada mesin; Jika kawat batangan hitam digunakan untuk penarikan, pengasaman harus dilakukan untuk menghilangkan lapisan oksida sebelum penarikan pada mesin.
b. Penggunaan produk: banyak digunakan dalam konstruksi, instrumen presisi, perkakas perangkat keras, kerajinan tangan, sikat, pegas, peralatan memancing, jaring, peralatan medis, jarum baja, bola pembersih, gantungan baju, tempat penyimpanan pakaian dalam, dll.
c. Rentang diameter kawat: diameter kawat baja apa pun pada sisi yang mengkilap dapat diterima.
2. Permukaan Berawan/Kusam:
a. Proses perawatan permukaan: gunakan batang kawat putih dan pelumas yang sama seperti bubuk kapur untuk ditarik bersama.
b. Penggunaan produk: umumnya digunakan dalam pembuatan mur, sekrup, ring, braket, baut, dan produk lainnya.
c. Rentang diameter kawat: normal 0,2-5,0 mm.
3. Proses Kawat Asam Oksalat:
a. Proses perawatan permukaan: pertama-tama digambar, kemudian bahan ditempatkan dalam larutan perawatan oksalat. Setelah didiamkan pada waktu dan suhu tertentu, dikeluarkan, dicuci dengan air, dan dikeringkan untuk mendapatkan lapisan oksalat berwarna hitam dan hijau.
b. Lapisan asam oksalat pada kawat baja tahan karat memiliki efek pelumasan yang baik. Lapisan ini menghindari kontak langsung antara baja tahan karat dan cetakan selama proses pembentukan baut dingin atau pemrosesan logam, yang mengakibatkan peningkatan gesekan dan kerusakan pada cetakan, sehingga melindungi cetakan. Dari efek penempaan dingin, gaya ekstrusi berkurang, pelepasan lapisan halus, dan tidak ada fenomena selaput lendir, yang dapat memenuhi kebutuhan produksi dengan baik. Lapisan ini cocok untuk produksi baut bertingkat dan paku keling dengan deformasi besar.
Tips:
4. Proses Kawat Permukaan yang Diasamkan:
a. Proses perawatan permukaan: pertama-tama ditarik, lalu kawat baja dimasukkan ke dalam kolam asam sulfat untuk diasamkan hingga membentuk permukaan putih asam.
b. Rentang diameter kawat: Kawat baja dengan diameter lebih dari 1,0 mm
Waktu posting: 08 Juli 2022